Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah

Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah Sederhana dengan Materai

Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah Sederhana dengan Materai – Merupakan salah satu surat penting yang harus ada dalam perjanjian sewa rumah, apa lagi kalau bukan surat perjanjian sewa rumah. Surat ini harus ada jika anda menyewa rumah, dan tentunya sangat penting. Kenapa penting? Karena surat ini akan dapat menyelesaikan masalah seandainya terjadi masalah dalam perjanjian. Misalnya jika terjadi masalah yang melanggar isi dari surat perjanjian tersebut, maka surat tersebut akan dapat meluruskan dan dapat menyelesaikan masalah tersebut.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah
Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah | Image Source : Pexels.com

Surat perjanjian sewa rumah merupakan surat yang berisi perjanjian berdasarkan adanya kesepakatan antara pemilik rumah dan penyewa rumah. Maka dari itu setiap ketentuan harus tercantum dengan jelas dan sudah diketahui bersama dan jangan lupa juga untuk menyiapkan saksi untuk surat perjanjian ini.

Dalam surat perjanjian sewa rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya :

1. Identitas harus jelas dan lengkap

Data identitas dari penyewa harus lengkap. Identitas ini berupa KTP, Kartu keluarga, dan pas foto. Sesuaikan dengan data diri yang ada pada surat perjanjian kontrak.

2. Pasal-pasal harus jelas

Jelaskan pasal-pasal dalam pembuatan surat perjanjian secara terperinci dan detail yang mudah untuk di pahami. Akan lebih bagus jika langsung pada inti dan tidak bersifat umum.

3. Pemberian Sanksi

Sanski dapat dituliskan pada surat satu per satu didalam surat kontrak. Pemberian sanksi bisa dijelaskan jika penyewa terlambat membayar, dan berapa tenggang waktu untuk membayar sanksi dan batas akhir untuk melakukan pembayaran.

3. Pastikan perjanjian bermaterai

Materai digunakan untuk lebih memberi penegasan bahwa surat perjanjian ini bernilai hukum agar tidak disalahgunakan dan tidak diperlakukan sewenang-wenang.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah
Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah | Image Source : Pexels.com

Dalam pembuatan surat perjanjian sewa rumah juga masih sama dengan surat perjanjian yang lainnya. Yang menjadi pembeda hanya pada isi pada surat yang harus disesuaikan dengan kegunaannya. Ada beberapa kesalahan yang harus dihindari saat membuat surat perjanjian satu ini, berikut kesalahan yang harus dihindari,

  • Kesalahan Pengutipan

Pastikan nama yang tertera merupakan nama yang asli, sesuai dengan identitas yang masih berlaku (misalnya KTP atau akte kelahiran).

  • Batas Waktu Penyewaan

Batas waktu penyewaan wajib ada pada surat perjanjian, hanya saja beberapa penyewa rumah kadang melupakan membuat surat yang baru jika rumah tersebut akan diperpanjang untuk disewa kembali. Jadi pastikan setelah masa penyewaan berakhir.

  • Tidak Menyantumkan Sanski

Sanksi kerap menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah surat perjanjian. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya kelalaian dalam berlangsungnya sewa-menyewa rumah.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah

SURAT SEWA MENYEWA RUMAH

 

Yang bertanda tangan di bawah ini sebagai pihak pertama atau pemilik rumah:

 

Nama Lengkap : Joni Sujana Narada Sujiwa

Nomer KTP : xxxxxxxxxxxxxxx

Alamat :Jl. Mawar Putih, Bandung

Pekerjaan : Swasta

Telepon : xxxxxxxxxxxx

Selanjutnya disebut sebagai pihak kedua atau penyewa rumah :

Nama Lengkap : Bandor Bandono Susanto

Nomer KTP : xxxxxxxxxxxxxxx

Alamat : Gg. Bawang, Jl. Cobek, Bandung

Pekerjaan : Swasta

Telepon : xxxxxxxxxxxx

Surat perjanjian ini dibuat dengan ketentuan yang diatur dalam 10 (sepuluh) pasal berikut ini:

Pasal. 1

Rumah dengan alamat Jl. Kembang Kamboja, Bandung milik Pihak pertama, disewakan kepada pihak kedua terhitung mulai tanggal 27 April 2020 sampai dengan 25 April 2023 Pihak kedua telah membayar 50% kepada pihak pertama sebesar : Rp.15.000.000 (Lima Belas Juta Rupiah ) untuk masa sewa 3 ( Tiga Tahun).

Pasal. 2

Pihak kedua berkewajiban untuk memelihara bangunan sebaik-baiknya, segala kerusakan yang timbul selama perjanjian ini, menjadi kewajiban pihak kedua untuk segala perbaikannya, menggantinya dengan biaya sepenuhnya tanggung jawab pihak kedua.

Pasal. 3

Segala bentuk kewajiban yang harus dipenuhi terhadap rumah tersebut, menjadi tugas dan kewajiban pihak kedua, seperti kewajiban membayar listrik, keamanan, kebersihan dan yang lain-lain selama masa sewa berlaku.

Pasal. 4

Apabila kewajiban diatas yang dimaksud dalam pasal. 3 dilalaikan oleh pihak kedua, berakibat adanya sanksi atas fasilitas yang ada, maka pihak kedua harus menyelesaikan sampai pulih seperti keadaan sebelum disewakan paling lambat 30 hari sebelum sewa berakhir.

Pasal. 5

Khusus untuk pembayaran listrik, pihak kedua akan tetap membayar rekening listrik satu bulan terakhir dan rekening listrik akan diserahkan kepada pihak pertama setelah lunas dibayar sebagai arsip.

Pasal. 6

Pihak kedua bersedia untuk tidak melakukan perubahan berupa penambahan atau pengurangan pada bangunan atau memindah sewakan kepada pihak lain, kecuali jika sudah ada izin tertulis dari pihak pertama.

Pasal. 7

Pihak kedua bersedia menggunakan rumah tersebut sebagaimana mestinya sebagai tempat tinggal dan tidak melakukan kegiatan / aktifitas yang bertentangan dengan Undang–undang/ Ketentuan-ketentuan Hukum Negara / Hukum Agama yang berlaku selama tinggal dirumah tersebut.

Pasal. 8

Pihak kedua berkewajiban untuk menyerahkan rumah beserta isinya kepada pihak pertama dalam keadaan kosong dari seluruh penghuninya, terawat, dan bersih apabila masa sewa telah berakhir

Pasal. 9

Untuk perpanjangan sewa, pihak kedua harus memberitahukan kepada pihak pertama satu bulan sebelum masa berlakunya habis dan akan dibuatkan perjanjian baru sebagai pengganti perjanjian ini.

Pasal. 10

Pihak kedua harus memberitahukan maksimal 2 minggu sebelumnya kepada pihak pertama untuk perihal pemberhentian sewa sebelum masa sewa berakhir. Dalam pemutusan sewa sebelum habis masa berlakunya sesuai dalam Pasal. 1 (Satu) maka pihak pertama tidak mengembalikan sisa uang sewa, dan pihak kedua tidak menuntut pihak pertama.

Penutup

Demikianlah surat perjanjian kontrak atas rumah milik Bapak Joni Sujana Narada Sujiwa, yang ditulis dengan sebenarnya tanpa paksaan dari pihak manapun.

 

Dibuat di : Bandung

Tanggal : 25 April 2020

Pihak Pertama                                                             Pihak Kedua

( Joni Sujana Narada Sujiwa )                                     (Bandor Bandono Susatro)

 

Saksi – saksi

(Gran Sutrasno)

Sekian artikel tentang Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah Sederhana dengan Materai. Semoga bermanfaat dan dapat membantu anda yang sedang berkeinginan untuk melakukan sewa menyewa rumah. Jangan lupa untuk selalu perhatikan surat perjanjian sebelum di tanda tangani. Simak juga berbagai artikel menarik lainnya hanya di Rajaloker.id.